Pada awalnya kita atau sebut saja aku dan kamu saling bertanya-tanya kenapa. Kenapa aku bisa dengan mudahnya memilih kamu dan kamu juga bisa dengan mudahnya mengatakan “IYA” kepadaku.
Beberapa kali aku mencoba bertanya kepadamu, tapi kamu hanya tersenyum atau sekedar tertawa kecil dan ketika kamu menanyakan kembali hal yang sama kepadaku aku juga Baca entri selengkapnya »
