Beberapa Tahun Kemudian

Posted: 7 Mei 2013 in Lagi Kepengen Nulis

Damn! Kemana saja saya selama ini ? hahahh…

Sejauh ini ternyata aliran musik di skena kalimantan tengah sudah demikian beragamnya.
Beda dengan tahun 2006-2009-an di mana saat itu saya masih SMA dan saat itu tengah keracunan wabah PUNKrock akut manakala kawan-kawan saya tengah memuja Pasya ungu dengan mohawk hairstylenya. 😀

2006-2009 adalah masa-masa yang keren menurut saya, terlalu banyak peluang untuk menjadi hypster tanpa perlu tau esensi dari hypster itu apa. Bangga setengah mati punya band punkrock padahal hanya ter-influence pada satu band, SUPERMAN IS DEAD yang mana saat ini siapa sih yang tidak tahu ke tiga dedengkot punkrock dari Bali itu.

Yaks… Kota Sampit adalah kota yang aman tentram dan damai seolah tidak ada lagi hal-hal yang perlu diberontak, makanya hampir semua event yang ada kala itu Cuma menyuguhkan band-band yang “oke lah”, dari sisi skill memang hebat setengah mati. Tapi nihil esensi alias sekedar mengikuti trend kekinian yang ada di TV. Dan semua itu tentu saja menciptakan semacam paradigma baru bagi kalangan mudanya bahwa KEREN = SEPERTI YANG ADA DI TV.
Pernah ada event yang menurut saya lumayan “Berontak” waktu itu di tahun 2006. Entah siapa yang menggagas sempat ada event “Boneka Tanah” yang dihelat oleh kalangan underground entah dari mana, dan saya sendiri kebetulan tidak hadir di acara itu.

Suka SUPERMAN IS DEAD di tahun 2006-2009 itu sudah cukup lebih dari hipster di kota saya, Sampit, Kalimantan Tengah. Nyaris tidak ada teman sebaya saya yang tahu Band Itu. Konsep musik mereka dan propaganda mereka yang sangat “Gue Banget” mendorong saya dan kedua teman saya untuk membentuk band PUNKrock, alias bisa dibilang SUPERMAN IS DEAD copy cut yang Cuma tampil di studio sewaan milik tetangga saya dan sesekali di event kecil-kecilan anak SMA. Hikz!
Terkesan cemen memang, tapi percayalah…. menjadi seorang SUPERMAN IS DEAD copy cut itu sudah sangat-sangat keren di masa itu 😀

Bertahun-tahun berlalu….

Lulus SMA, kuliah, dan kemudian bekerja di sebuah perkebunan Jambi, di mana di lingkungan saya saat ini selera musik kehypster-hypsteran tidak akan terlalu digubris orang.

Berawal pada suatu malam saya Iseng-iseng buka-buka youtube melihat video-video live perform beberapa band indie dan entah kenapa tiba-tiba ada banyak related video band-band indie dari Kalteng yang menurut saya tidak kalah keren dengan band-band dari pulau Jawa.

Sebut saja HEAD QUARTER yang digawangi oleh @anggrilukman cs, PUNK SCHOOL HERO, RIP HEART SCOOT, HEAT SEEKER ROCKET dan masih banyak lagi.
terlebih lagi setelah saya ketemu blog Borneo Dangerous United, suatu wadah di mana band-band indie asal kalimantan tengah sana bernaung.

Intinya semuanya bisa dibilang keren. Keren dari segi sudah tidak lagi ikut-ikut apa yang dipertontonkan di TV dan sudah jauh lebih baik dari pada masa-masa saya SMA dan mungkin sekarang rasanya sudah cukup sulit jika ingin menjadi sosok hypster di sana. Entah di Sampit, setelah beberapa tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s